Kepala Badan Karantina Indonesia Kunjungi Pelabuhan Waingapu Tinjau Kesiapan Impor Sapi

AKURAT News – Kepala Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean, melaksanakan kunjungan kerja ke Pelabuhan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam rangka meninjau kesiapan layanan kepelabuhanan dan perkarantinaan guna mendukung rencana impor sapi melalui Pelabuhan Waingapu.

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di Ruang Pusat Kendali Teringtegrasi secara Elektronik ,MCC (Maritime Coordination Center ) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu.

Peninjauan difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan, sistem pelayanan kapal dan barang berbasis elektronik, serta mekanisme pengawasan karantina hewan yang mendukung kelancaran proses impor sapi secara aman dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Karantina Indonesia bersama jajaran KSOP Waingapu dan Forum Koordinasi Maritim menelaah alur pelayanan impor sapi yang telah terintegrasi secara digital melalui Inaportnet, Sistem Indonesia National Single Window (SINSW), serta aplikasi pendukung lainnya, mulai dari proses kedatangan kapal, bongkar muat ternak, hingga pengawasan karantina hewan di pelabuhan.

KuSebagai upaya penguatan koordinasi lintas instansi di pelabuhan, Kepala KSOP Kelas IV Waingapu menyampaikan bahwa telah dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Hewan Ternak Pelabuhan Waingapu yang berfungsi sebagai wadah koordinasi operasional antarinstansi terkait dalam mendukung kegiatan impor sapi.

Pembentukan Satgas Pelabuhan ini diharapkan dapat mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta memastikan seluruh proses kepelabuhanan berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

Dr. Sahat Manaor Panggabean menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pelabuhan Waingapu, khususnya dalam penerapan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi dan berbasis digital serta sinergi antarinstansi yang telah terbangun dengan Inisiasi Pembentukan dan Pengaktifan Satgas Pengendalian Hewan Ternak Pelabuhan Waingapu.

“Pelabuhan Waingapu telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam mendukung rencana impor sapi dan dapat menjadi Role Model, baik dari aspek fasilitas, sistem layanan digital, maupun koordinasi lintas instansi.

Hal ini merupakan modal penting dalam menjamin kelancaran arus logistik ternak serta penguatan sistem karantina.” ujar Dr. Sahat Manaor Panggabean.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan Pelabuhan Waingapu semakin siap menjalankan perannya sebagai pintu masuk impor sapi di wilayah Nusa Tenggara Timur, sekaligus mendukung kelancaran arus logistik, keselamatan pelayaran, dan perlindungan sumber daya hayati sesuai tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.***

Penulis: Budian
Editor:Redaksi

Baca Juga